Home / RAGAM KABAR

Jumat, 19 Desember 2025 - 04:50 WIB

Unair Hadir di Malalak, Bantu Pulihkan Infrastruktur Energi dan Komunikasi Masyarakat Terdampak Bencana

Tim tanggap darurat bencana Unair benahi infrastruktur energi di Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Foto: kabarfokus.id)

Kabupaten Agam, kabarfokus.id

Di antara rumah yang rusak akibat terjangan banjir bandang dan longsor, UNAIR melalui Tim Tanggap Darurat Bencana membawa harapan baru. Salah satu harapan itu diwujudkan oleh dosen dan mahasiswa FTMM yang juga tergabung dalam Tim Tanggap Darurat Bencana UNAIR.

Mereka melakukan instalasi solar panel dan Starlink pada Rabu (17/12/2025) di salah satu daerah terdampak bencana. Tepatnya di Jorong Limo Badak, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatra Barat.

Yoga Uta Nugraha ST MT, dosen FTMM yang turun langsung ke lokasi bencana menuturkan, titik lokasi tersebut mereka pilih sesuai dengan arahan Pemerintah Kabupaten Agam dan BNPB. Di mana Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam menjadi salah satu kawasan paling terdampak di Sumatra Barat.

Baca Juga  Perkuat Literasi dan Advokasi Hukum, Komisi Hukum MUI Jawa Timur Jalin Sinergi dengan LBH Cahaya Al Kautsar

“Kami melakukan survei di Kecamatan Malalak dan melihat kondisi langsung di lapangan. Setelah itu, kami mendapatkan satu titik di Jorong Limo Badak. Letak geografisnya di atas bukit dengan jumlah penduduk sekitar 220 KK. Di sana ada satu masjid yang digunakan sebagai tempat berkumpul dan evakuasi masyarakat terdampak, juga sebagai posko bantuan dan dapur umum,” terangnya.

Kebutuhan Energi dan Jaringan KomunikasiDosen yang akrab disapa Uta itu menuturkan bahwa ia dan tim melihat adanya kebutuhan energi, terutama aliran listrik di sana. Hal tersebut juga berdampak pada mandeknya jaringan komunikasi masyarakat.

“Beberapa hari setelah bencana, mereka tidak mendapatkan aliran listrik sehingga otomatis tidak bisa mendapatkan saluran komunikasi. Oleh karena itu, kami memasang solar panel dan jaringan komunikasi Starlink di masjid tersebut,” katanya.

Baca Juga  Unair dan Tim Gabungan Nakes Inisiasi Tindakan Operasi di RSUD Aceh Tamiang

Terkait sumber energi listrik, Uta dan tim memasang solar panel dengan kapasitas kurang lebih 5.000 Watt peak (Wp). Kapasitas tersebut, lanjut Uta, bisa memenuhi sistem pompa air untuk pemurnian yang juga dibangun oleh tim FST UNAIR, juga membantu stabilitas listrik di dapur umum lokasi terdampak.

“Kehadiran instalasi ini bisa mereka gunakan sebagai media listrik mandiri untuk pompa pemurnian air. Sehingga ketika listrik padam masih bisa di-backup dengan solar panel tersebut,” sambungnya.

Upaya FTMM menghadirkan solar panel dan Starlink di Jorong Limo Badak tersebut mencerminkan dukungan terhadap beberapa tujuan dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Pemasangan panel surya menyediakan Energi Bersih dan Terjangkau sesuai SDG 7.

Sementara itu, pembangunan infrastruktur teknologi seperti Starlink terkait dengan SDG 9 tentang Infrastruktur dan Inovasi yang tangguh. (AN)

Share :

Baca Juga

RAGAM KABAR

Dalam 24 jam, Ada 100 laporan ke “GUS”

RAGAM KABAR

Mencicipi Nikmatnya 9 Sajian Nusantara di Kokoon Hotel Surabaya

RAGAM KABAR

DPR Minta Dibentuk Lembaga Perlindungan Industri

RAGAM KABAR

UIMA Dukung “Semarak Tari Ratoh Jaroe” dan Pementasan Teater Musikal Keumalahayati dengan Layanan Medis Siaga Penuh

RAGAM KABAR

Ini Tips yang Harus Dilakukan Agar Kembali Produktif Usai Libur Panjang

RAGAM KABAR

Toy Fiesta Surabaya, Surga Mainan dan Ajang Komunitas Pecinta Mainan

RAGAM KABAR

Sawung Dance Festival 2025: Ajang Konsistensi dan Ekspresi Koreografer Muda Jawa Timur

RAGAM KABAR

Serunya Festival Sate Kerang Randuboto Gresik 2025