Home / RAGAM KABAR

Jumat, 12 Desember 2025 - 08:51 WIB

Unair dan Tim Gabungan Nakes Inisiasi Tindakan Operasi di RSUD Aceh Tamiang

Upaya bantuan kesehatan warga terdampak bencana di Aceh (Foto: kabarfokus.id)

Surabaya, kabarfokus.id

Tim gabungan Universitas Airlangga (UNAIR) yang terdiri dari Fakultas Kedokteran, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Fakultas Keperawatan, dan RS UNAIR bersama RSUD dr Soetomo, Perdatin, PABOI, dan IDI terus memperluas jangkauan bantuan medis di Kabupaten Aceh Tamiang.

Selain membuka posko kesehatan, tim kini mulai melakukan tindakan pembedahan di RSUD Aceh Tamiang pasca fasilitas tersebut lumpuh akibat banjir bandang.

“Tidak hanya pelayanan di posko kesehatan, tapi kami juga bergerak bersama melakukan inisiasi tindakan di kamar operasi di RSUD Aceh Tamiang,” papar dr Airi Mutiar SpAn(K), perwakilan PERDATIN yang juga staf dokter di RSUD dr Soetomo dan FK UNAIR.

Setelah ruang operasi dibersihkan dan dinyatakan aman, tim dokter relawan bersama tenaga kesehatan langsung bergerak memberikan pelayanan. Sterilisasi alat dan kamar operasi dilakukan dengan dukungan RSUD Cut Meutia Langsa, termasuk penggunaan alat UV untuk memastikan ruangan benar-benar siap digunakan.

Baca Juga  Tanpa Bebani APBN, Unair Sukses Bangun 7 Gedung Baru

Operasi dilakukan setelah peralatan berhasil disterilisasi. Proses sterilisasi dilakukan dengan dukungan RSUD Cut Meutia Langsa. Tim gabungan juga melakukan penataan obat, persiapan alat operasi, dan pembersihan ruang operasi menggunakan alat UV.

Operasi pertama dilakukan pada Kamis (11/12 2025), di RSUD Aceh Tamiang pasca banjir melanda. Dua operasi perawatan luka kotor dan terinfeksi dikerjakan oleh dr Hardian Basuki, SpOT(K), dan dr Arya, PPDS Orthopedi FK UNAIR.

Prosedur anestesi dilakukan oleh dr Airi Mutiar, SpAn(K), bersama dr Zulfikar dan dr Yehezkial Edward melalui teknik anestesi spinal.Kasus yang ditangani meliputi dua pasien dengan luka infeksi berat pada tungkai akibat komplikasi diabetes melitus.

Baca Juga  Unair Hadir di Malalak, Bantu Pulihkan Infrastruktur Energi dan Komunikasi Masyarakat Terdampak Bencana

Selain itu, tim juga menangani satu pasien dengan nyeri kronis yang memerlukan intervensi berupa penyuntikan anti-nyeri di kamar operasi.

“Hari ini juga ada satu kasus nyeri kronis yang diberikan intervensi suntikan anti nyeri di kamar operasi,” kata dr Basuki selaku perwakilan PABOI sekaligus staf RSUD dr Soetomo dan FK UNAIR.

Upaya ini menandai tahap pemulihan layanan kesehatan yang semakin progresif di Aceh Tamiang. Kehadiran tim gabungan diharapkan dapat membantu percepatan kembalinya layanan medis esensial di tengah kondisi pascabencana. Apalagi, kebutuhan tindakan medis lanjutan terus meningkat seiring banyaknya warga terdampak yang mulai mengakses fasilitas kesehatan. (UN)

Share :

Baca Juga

RAGAM KABAR

Jembatan Joko Sukoyo, Ketika Cinta Masyarakat Mengukir Nama di Jantung Desa

RAGAM KABAR

Rumah Literasi Digital: Ini Peran Penting Jurnalis Bagi Masyarakat

RAGAM KABAR

Bukan Sekedar Ganti Tanggal, Ini Makna dan Filosofi Tahun Baru

RAGAM KABAR

Jatim dan Singapura Kerja Sama Penguatan SDM dan Inovasi Strategis

RAGAM KABAR

Tidak Lagi Menjadi Pegawai yang Terabaikan, 562 PPPK Terima SK

RAGAM KABAR

Gerai Sembako Kopdes Merah Putih Sekarang Dibuka di Desa ini

RAGAM KABAR

Gubernur Jatim Akan Bentuk Tim Khusus Susun Regulasi Sound Horeg

RAGAM KABAR

Puluhan Korban Mafia Tanah di Malang, Lapor Polda Jatim