Posted in

Minat Membeludak, UNAIR Umumkan 68 Siswa Kandidat Peraih Golden Ticket 2026

Pengumuman kandidat penerima Golden Tiket kampus Unair 2026 (Foto: kabarfokus.id)

Surabaya, kabarfokus.id

Universitas Airlangga (UNAIR) resmi mengumumkan daftar kandidat penerima Golden Ticket untuk tahun akademik 2026. Dari total 3.855 pendaftar yang masuk melalui jalur murni prestasi, sebanyak 68 siswa terpilih sebagai kandidat kuat penerima tiket emas untuk berkuliah di kampus favorit tersebut.​

Rektor UNAIR Surabaya, Prof. Dr. Muhammad Madyan, S.E., M.Si., M.Fin., menjelaskan bahwa seleksi tahun ini dilakukan dengan pemetaan yang sangat ketat melalui sistem empat kuadran. Fokus pengumuman kali ini ditujukan pada siswa yang memiliki keunggulan spesifik di luar nilai akademik rata-rata.​

“Kami membagi pendaftar ke dalam empat kuadran. Hari ini yang kita umumkan adalah mereka yang berada di kuadran dengan prestasi luar biasa atau di atas rata-rata pada bidang non-akademik, meskipun nilai akademiknya berada di level standar eligible SNBP,” ujar Prof. Madyan saat memberikan keterangan pers.​

Pemetaan Empat Kuadran Seleksi​Dalam penjelasannya, Prof. Madyan merinci klasifikasi 4 kandidat. Yakni ​Kuadran 1: Siswa yang ekselen di bidang akademik sekaligus non-akademik.​Kuadran 2: Siswa dengan prestasi non-akademik luar biasa, namun akademik standar (tetap eligible SNBP).​Kuadran 3: Siswa ekselen di bidang akademik, namun prestasi non-akademiknya standar. Serta ​Kuadran 4: Siswa dengan kemampuan akademik dan non-akademik di level standar namun tetap memenuhi syarat SNBP.​

“Nah, 68 siswa yang kita umumkan hari ini adalah mereka yang memiliki prestasi luar biasa di bidang non-akademik. Inilah kandidat penerima Golden Ticket dari skema yang kami jalankan,” tambahnya.

Tren minat siswa untuk masuk UNAIR, khususnya melalui jalur Golden Ticket, terus mengalami kenaikan setiap tahunnya. Jika tahun lalu hanya terdapat 66 kandidat yang lolos di tahap ini, tahun ini angka tersebut meningkat menjadi 68 siswa.​ Rektor menegaskan bahwa jalur ini merupakan apresiasi khusus dan tidak akan mengganggu jatah kuota nasional.​

“Kami menganggap mereka ini sebagai kandidat. Pengumuman resminya nanti pada 31 Maret 2026, bersamaan dengan jalur SNBP. Namun perlu diingat, ini bukan bagian dari SNBP dan tidak mengurangi kuota SNBP yang sudah ada,” tegas Profesor Madyan​Terkait indikator penilaian, UNAIR tetap mempertahankan standar tinggi pada prestasi-prestasi prestisius.

Kriteria utama meliputi ​Prestasi luar biasa di bidang organisasi (Ketua OSIS, dsb). ​Prestasi di bidang Olimpiade Sains. ​Prestasi non-akademik lainnya seperti keagamaan (Tahfidz, dsb). ​Juga para juara di bidang olahraga dan seni tingkat nasional maupun internasional.​

Kenaikan jumlah pendaftar ini menjadi bukti bahwa daya tarik UNAIR di mata calon mahasiswa baru tetap tinggi, terutama bagi mereka yang memiliki bakat khusus di luar pencapaian rapor sekolah. (AZ)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *