Damkar berupaya melepas cincin pasien, jelang operasi (Foto: Damkar Surabaya)
Surabaya, kabarfokus. id
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya kembali menunjukkan aksi kemanusiaan di luar tugas utamanya memadamkan api. Kali ini, petugas dikerahkan ke RSUD Husada Prima, Jalan Karang Tembok, untuk membantu tim medis menangani kondisi darurat seorang pasien, Kamis (8/1).
Pasien bernama Linda tersebut merupakan korban ledakan bensin yang terjadi saat ia membantu suaminya memperbaiki tangki sepeda motor. Linda harus segera menjalani tindakan operasi, namun prosedur medis sempat terkendala karena adanya cincin emas yang melingkar erat di jari manis tangan kanannya.
Berdasarkan protokol keselamatan rumah sakit, pasien yang akan menjalani operasi dilarang mengenakan benda logam di tubuh. Tim medis telah berupaya melepaskan cincin tersebut secara manual, namun gagal karena kondisi jari pasien yang tidak memungkinkan.
Karena keterbatasan alat untuk memotong logam dengan presisi di ruang perawatan, pihak rumah sakit akhirnya memutuskan untuk meminta bantuan tenaga profesional dari Damkar Surabaya.
Menerima laporan tersebut, satu tim penyelamat langsung diterjunkan ke lokasi. Dengan sangat hati-hati, petugas menggunakan peralatan khusus untuk memotong cincin emas tersebut agar tidak melukai kulit pasien yang sudah dalam kondisi trauma akibat ledakan.
Proses evakuasi berlangsung dramatis namun efisien. Dalam waktu kurang dari 30 menit, cincin berhasil dipotong dan dilepaskan dengan aman, sehingga Linda bisa langsung dibawa ke ruang operasi.
Kabid Damkar dan Penyelamatan Surabaya, M. Rokhim, membenarkan adanya permintaan bantuan evakuasi yang dilakukan di area rumah sakit tersebut.
“Kami menerima permintaan dari pihak RSUD Husada Prima untuk membantu melepas cincin seorang pasien yang akan segera dioperasi. Mengingat ini adalah kondisi darurat medis pasca ledakan bensin, anggota kami bergerak cepat menggunakan alat pemotong mikro agar tidak menambah luka pada pasien,” ujar M. Rokhim.
Aksi heroik ini menjadi bukti nyata bahwa dedikasi petugas pemadam kebakaran saat ini mencakup berbagai aspek penyelamatan nyawa dan aksi kemanusiaan lainnya di tengah masyarakat. (AZ)














