Home / RAGAM KABAR

Sabtu, 1 November 2025 - 11:37 WIB

Wali Kota Surabaya Mediasi Konflik Jalan Dibangun Tembok, Minta BPN Ukur Ulang

Surabaya, kabarfokus.id

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, turun tangan langsung memimpin proses mediasi konflik jalan ditembok yang melibatkan warga Jalan Asem Jajar III, Kelurahan Tembok Dukuh, Kecamatan Bubutan. Mediasi yang menghadirkan perwakilan Badan Pertanahan Nasional (BPN), camat, lurah, serta dua belah pihak warga yang bersengketa dilaksanakan di Kantor Kecamatan Bubutan, Kamis (30/10/2025).

Dalam mediasi tersebut, Wali Kota Eri Cahyadi mengungkap keprihatinannya terhadap perselisihan yang terjadi di antara sesama warga, terutama yang bertetangga.

“Ketika saya melihat begini itu, saya tidak ingin sesama warga itu bergesekan, apalagi tetangga. Padahal kalau kita sedang kesusahan kita minta tolong tetangga,” ujar Wali Kota Eri.

Wali Kota Eri menjelaskan, duduk perkara konflik ini bermula dari penjualan tanah yang dipecah, tapi tidak dilaporkan dengan benar sejak awal. Penjual mengaku menyediakan setengah meter tanah untuk jalan yang merupakan wakaf dari ibu penjual, namun pembeli (Siti Holilah) merasa jalan tersebut menjadi bagian dari tanahnya, karena sesuai dengan Surat Hak Milik (SHM) yang dimiliki.

Baca Juga  Puluhan Korban Mafia Tanah di Malang, Lapor Polda Jatim

Perbedaan pemahaman inilah yang menjadi pemicu perselisihan dan berujung pada pembangunan tembok. Oleh karena itu, Wali Kota Eri meminta BPN untuk melakukan pengukuran ulang secara langsung, sehingga fakta sebenarnya bisa terungkap dan konflik bisa diselesaikan.

“Kami berharap nanti setelah diukur ulang oleh BPN, semua warga bisa berbesar hati mengikhlaskan tanahnya demi akses jalan, sehingga tercipta kedamaian,” terangnya.

Setelah dilakukan pengukuran, Wali Kota Eri juga akan kembali mempertemukan kedua belah pihak warga untuk duduk bersama menyelesaikan persoalan. “Nanti setelah diukur kita akan pertemukan lagi mereka,” imbuhnya.

Dalam sengketa ini, Wali Kota Eri berpesan kepada masyarakat untuk tidak memperkeruh suasana dengan penggunaan media sosial (medsos) secara berlebihan. Sebab, dapat memicu respons dan perselisihan yang semakin besar antara kedua belah pihak.

Ia ingin permasalahan warga bisa diselesaikan secara kekeluargaan melalui Kampung Pancasila. “Saya tadi bilang ke Pak camat dan Lurah untuk menyelesaikan masalah warganya lewat Kampung Pancasila, tidak semua harus dimasukkan ke medsos,” pesannya.

Baca Juga  Warga dan Lansia Antusias Dapat Beras Gratis

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Eri juga meluruskan isu yang sempat beredar mengenai Lurah dan pihak LPMK Tembok Dukuh yang disebut menerima uang terkait persoalan tersebut. Setelah mencari informasi dan menanyakan langsung kepada lurah yang bersangkutan, ia memastikan kabar tersebut tidak benar.

“Setelah saya cari tahu ternyata tidak seperti itu ceritanya. Uang tersebut ternyata dikumpulkan oleh RT/RW atas niat baik setelah rapat di kelurahan untuk biaya ukur ulang BPN, yang diperkirakan antara Rp350.000 hingga Rp500.000. Namun, niat baik ini justru berubah menjadi fitnah karena adanya dugaan penerimaan uang oleh LPMK,” jelas Wali Kota Eri.

Wali Kota Eri berharap, agar kedepannya RT/RW maupun LPMK berhati-hati dan menghindari penerimaan uang, meskipun niatnya baik. “Saya berharap semua pihak dapat berbesar hati dalam masalah ini, sehingga tercipta kerukunan antar warga Kota Pahlawan,” pungkasnya. (AG)

Share :

Baca Juga

RAGAM KABAR

Wajib Pajak yang Taat Diganjar Hadiah Umrah dan Motor

RAGAM KABAR

Klinik Fisioterapi Patria Malang Resmi Berdiri, Melayani Penyandang Disabilitas Tanpa Sekat

RAGAM KABAR

Buruan Pesan Gaes.. Pemesan Tiket Kereta Libur Nataru sudah dibuka

RAGAM KABAR

Bareng Anggota Komisi E, BPBD Jatim Serahkan Bantuan Material Perbaikan Rumah Terdampak Kebakaran di Surabaya

RAGAM KABAR

BPN Gresik Menjadi Percontohan Nasional Transformasi Layanan Pertanahan

RAGAM KABAR

Jagongan RLD: Platform Digital Layaknya Pedang Bermata Dua

RAGAM KABAR

PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) Laporkan Peningkatan Akurasi Deteksi Kerusakan Kontainer Sejak Implementasi ADDS

RAGAM KABAR

Khofifah Apresiasi Program Rutilahu Kolaborasi Kodam V/Brawijaya, Sasar Renovasi 158 Rumah Di Pacitan