Home / RAGAM KABAR

Jumat, 17 Oktober 2025 - 23:17 WIB

Pertama di Jawa Timur, Pameran Lukisan Karya Penyandang Autis

Foto: Rumah Literasi Digital

Malang, kabarfokus.id

Malang Autism Center (MAC) menggelar pameran bertajuk “Voices from the Spectrum”, sebagai wadah ekspresi dan kreativitas bagi anak-anak dengan spektrum autisme. Acara berlangsung mulai 17 hingga 26 Oktober 2025 di Malang Creative Center atau MCC.

Ini menjadi pameran lukisan karya penyandang autis, yang pertama digelar di Jawa Timur. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Malang, Trijoko, yang hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif MAC.

Ia menegaskan pentingnya perlindungan dan kesetaraan hak bagi penyandang autisme.

“Saya imbau masyarakat agar peduli terhadap rekan-rekan di spektrum autisme. Mereka memang memiliki keterbatasan, tetapi juga punya kelebihan. Pemerintah wajib memberikan perlindungan agar mereka bisa saling melengkapi dalam kehidupan sosial,” ujar Trijoko.

Ia menambahkan, hak-hak anak dengan autisme telah diatur dalam undang-undang, termasuk hak untuk terbebas dari kekerasan, eksploitasi, dan penelantaran. “Ada sanksi hukum bagi orang tua maupun pihak lain yang mengabaikan hak-hak tersebut,” tegasnya.

Baca Juga  Wajib Pajak yang Taat Diganjar Hadiah Umrah dan Motor

Sementara itu, pendiri dan pengelola Malang Autism Center, Muhammad Cahyadi, menjelaskan bahwa pameran ini menampilkan karya dari 16 pelukis autisme dari berbagai daerah, termasuk Malang, Surabaya, Mojokerto, hingga Jakarta.

“Ini pameran pertama di Malang Raya, bahkan dari hasil pencarian kami, belum ada yang serupa di Jawa Timur. Semua karya dibuat oleh anak-anak autisme dengan gaya dan karakter yang unik,” ungkap Cahyadi

Harga karya yang dipamerkan bervariasi, mulai dari Rp500 ribu hingga Rp11 juta per lukisan. Menurut Cahyadi, perbedaan harga mencerminkan jam terbang dan prestasi masing-masing pelukis.

Baca Juga  Sebanyak 474 Kopdes Merah Putih Siap Layani Kebutuhan Rakyat

“Semakin tinggi harganya, biasanya pelukisnya sudah punya prestasi atau pengalaman lebih. Tapi yang terpenting, kami ingin menunjukkan bahwa anak-anak autisme bisa berkarya seperti anak lainnya, asal diberi pelatihan, kesempatan, dan dukungan,” tambahnya.

Pameran ini juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan 10 tahun berdirinya Malang Autism Center di bulan Oktober. Sebagai puncak kegiatan, MAC akan menggelar seminar nasional tentang autisme pada 25–26 Oktober, menghadirkan lima dokter spesialis, dua akademisi, dan tiga praktisi yang akan membahas berbagai aspek kesehatan dan pendidikan anak dengan autisme.

“Tujuan utamanya agar masyarakat lebih memahami apa itu autisme. Data kami menunjukkan literasi masyarakat tentang autisme masih sangat rendah. Lewat pameran dan seminar ini, kami ingin membuka wawasan dan membangun empati,” pungkas Cahyadi. (FD)

Share :

Baca Juga

RAGAM KABAR

FARMtasy di Legacy Ballroom Surabaya: Saat Anak dan Orang Tua Bersama Menemukan Inspirasi Pesta Ulang Tahun yang Penuh Imajinasi

RAGAM KABAR

Program “Kampung Gengster” Sarana Warga Agar Melek dan Mahir Platform Digital

RAGAM KABAR

Tanpa Bebani APBN, Unair Sukses Bangun 7 Gedung Baru

RAGAM KABAR

414 ASN Naik Pangkat, Bupati Tegaskan Bukan Karena “Orang Dalam”

RAGAM KABAR

Baso Juherman Pemuda Pancasila: Yang Melakukan Provokasi Isu Sara, Silakan Angkat Kaki dari Kota Surabaya

RAGAM KABAR

Demi Dukung Anak Autis, Pemkot Malang Siap Kolaborasi dengan Malang Autism Center

RAGAM KABAR

Inilah Keutamaan Memperingati Maulid Nabi Muhammad

RAGAM KABAR

Layanan Medis Dengan Teknologi Nuklir Berstandar Internasional, di RS Kemenkes Surabaya