Home / RAGAM KABAR

Kamis, 9 Oktober 2025 - 21:52 WIB

Arus Peti Kemas TPS Sampai September 2025 Tetap Tumbuh

Surabaya, kabarfokus.id

PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) mencatat pertumbuhan arus peti kemas internasional sebesar 0,66% pada periode Januari–September 2025 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year).

Volume peti kemas internasional meningkat dari 1.108.562 Twenty-foot Equivalent Units (TEUs) di tahun 2024 menjadi 1.115.827 TEUs pada tahun 2025.Sedangkan berdasarkan perbandingan month-on-month, arus peti kemas internasional di bulan September 2025 sebanyak 127.302 TEUs atau naik 5,5% dibandingkan bulan lalu sebesar 120.637 TEUs.

Secara total, arus peti kemas—baik domestik maupun internasional—juga naik 5,3% dibandingkan bulan lalu, dari 124.487 TEUs menjadi 131.087 TEUs. Kinerja positif di September 2025 didorong oleh kontribusi peti kemas internasional sebesar 127.302 TEUs dan domestik sebesar 3.785 TEUs. Sebagai perbandingan, pada Agustus 2025 arus peti kemas internasional mencapai 120.637 TEUs, sementara domestik sebesar 3.850 TEUs.

TPS saat ini mengelola terminal petikemas dengan dermaga internasional sepanjang 1.000 meter dan dermaga domestik 450 meter, dilengkapi dengan 12 unit electric Container Crane (e-CC) untuk menunjang efisiensi dan keandalan operasional bongkar muat.

Baca Juga  PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) Laporkan Peningkatan Akurasi Deteksi Kerusakan Kontainer Sejak Implementasi ADDS

Dari sisi perdagangan luar negeri, arus ekspor pada Januari–September 2025 mengalami pertumbuhan year-on-year sebesar 1,73%, dari 543.121 TEUs menjadi 552.503 TEUs. Di sisi impor, terjadi koreksi sebesar 0,37% dari 565.441 TEUs menjadi 563.324 TEUs.

Perbandingan arus peti kemas antara ekspor dan impor Januari-September 2025 adalah 49% (552.503 TEUs) untuk petikemas ekspor dan 51% (563.324 TEUs) untuk peti kemas impor. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2024, arus peti kemas ekspor impor tahun 2024 untuk prosentase perbandingan tidak mengalami perubahan.

Prosentase ekspor 49% di tahun 2024 merupakan kontibuksi arus peti kemas sebanyak 543.121 TEUs. Sedangkan 51% arus peti kemas impor pada Januari-September tercatat sebanyak 565.441 TEUs. Jumlah kunjungan kapal ke TPS selama sembilan bulan pertama 2025 juga mencatatkan peningkatan 3,61%, dari 913 kunjungan pada tahun lalu menjadi 946 kunjungan di tahun ini.

Baca Juga  Ratusan Murid SD Antusias Belajar dan Melihat langsung Aktivitas Terminal Peti Kemas

Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, menjelaskan bahwa capaian pertumbuhan arus peti kemas tersebut mencerminkan kepercayaan pengguna jasa terhadap konsistensi layanan yang diberikan TPS.

“Peningkatan ini menjadi hasil dari komitmen kami dalam menjaga keandalan operasional dan efisiensi proses bongkar muat. TPS terus bertransformasi melalui optimalisasi infrastruktur, penguatan digitalisasi, serta sinergi berkelanjutan dengan seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung kelancaran arus logistik nasional,” ujarnya.

Dari sisi produktivitas, TPS mencatatkan rata-rata kinerja bongkar muat sebesar 52 box/ship/hour selama Januari–September 2025, melebihi standar minimum yang ditetapkan Kementerian Perhubungan melalui KSOP Utama Tanjung Perak, yaitu 48 box/ship/hour.

Selain itu, TPS berhasil mempertahankan posisi dominan di pasar peti kemas internasional dengan penguasaan pangsa pasar (market share) sebesar 83% di Pelabuhan Tanjung Perak. (VN)

Share :

Baca Juga

RAGAM KABAR

Tanpa Bebani APBN, Unair Sukses Bangun 7 Gedung Baru

RAGAM KABAR

PT.TPS Melepas Ekspor Rempah Indonesia, BPOM Pastikan Aman Tembus Pasar Amerika Serikat

RAGAM KABAR

Pendapatan Daerah Turun Rp2,8 Triliun, Banggar DPRD Jatim desak Pemprov Inovatif Rancang Kebijakan Fiskal

RAGAM KABAR

Ratusan Anak Antusias Tanam Bibit Pohon: Belajar Tanggung Jawab Dan Menjaga Masa Depan Sejak Dini

RAGAM KABAR

Dari Jalan Memutar ke Jembatan Harapan: Warga Kesilir Banyuwangi Sambut Infrastruktur Baru

RAGAM KABAR

Pelanggaran Keimigrasian terbanyak 2025, Didominasi Izin Tinggal Melebihi atau Over Stay

Headline

Menu bebek toping serundeng, gurihnya terasa nendang

RAGAM KABAR

Jembatan Joko Sukoyo, Ketika Cinta Masyarakat Mengukir Nama di Jantung Desa