Home / RAGAM KABAR

Jumat, 25 Juli 2025 - 18:39 WIB

Perkuat Kesiapsiagaan, BPBD Jatim Gelar Simulasi Evakuasi Tsunami di Tiga Daerah

Jatim, kabarfokus.id

Masih ingat warning BMKG tentang ancaman potensi megathrust yang berdampak tsunami di wilayah Selatan Jatim tahun lalu? Guna merespon potensi ancaman bencana itu, di sela gebyar pelaksanaan Gelar Peralatan di Kebon Raya Purwodadi, Pasuruan, BPBD Jatim juga menggelar Pelatihan Evakuasi Mandiri Tsunami.

Acara digelar di tiga lokasi pantai selatan Jatim, yakni, Pantai Balekambang Kabupaten Malang, Pantai Gemah Kabupaten Tulungagung dan Pantai Watukurung Kabupaten Pacitan.

Kegiatan yang berlangsung sejak Senin (21/7) hingga Kamis (24/7) ini, dilaksanakan secara kolaboratif dengan melibatkan beberapa elemen. BMKG, BPBD setempat, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Jatim dan Pemerintah desa serta warga sekitar.

Sebagai rangkaian awal kegiatan, dilangsungkan pengecatan jalan dengan warna biru di lokasi titik aman tsunami di masing-masing area yang biasa disebut dengan Blue Zone.

Selanjutnya, dilaksanakan sosialisasi pelatihan evakuasi mandiri yang diikuti 100 peserta dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari perangkat desa setempat, pelaku usaha sekitar pantai, kalangan pemuda, hingga kelompok rentan, seperti, lansia dan penyandang disabilitas.

Baca Juga  Bupati Yani Berangkatkan 85 Kafilah Gresik di MTQ XXXI Jawa Timur

Hadir sebagai pemateri, Plt Kabid PK BPBD Jatim Dadang Iqwandy, perwakilan BMKG, BPBD di tiga daerah, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Jatim dan Kades setempat. Sedangkan kegiatan simulasi evakuasi mandiri bencana tsunami, dilaksanakan di hari ketiga dengan skenario evakuasi menuju ke titik Blue Zone.

“Salah satu target yang kami inginkan dari kegiatan ini adalah mengenalkan kepada masyarakat tentang adanya Blue Zone dan menghitung waktu evakuasi dari pesisir pantai hingga ke titik aman,” ujar Plt. Kabid PK BPBD Jatim, Dadang Iqwandy di Tulungagung, Kamis (24/7/2029).

Sementara itu Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Malang, Ma’muri, yang turut hadir dalam kegiatan ini mengapresiasi atas terlaksananya simulasi evakuasi tsunami yang digelar BPBD Jatim di tiga daerah ini.

Ia berharap, apa yang dilakukan BPBD Jatim ini bisa melahirkan kesiapsiagaan dan kemandirian masyarakat desa, sehingga pemerintah desa dapat menggelar kegiatan yang sama tanpa menunggu dari kabupaten maupun provinsi.

Baca Juga  Health Festival 2025: Anak Muda Harus Siap Mental Hadapi Dunia Kerja

“Dengan begitu, pesan peringatan dini yang kami sampaikan bisa benar-benar diterima oleh masyarakat pesisir pantai,” harapnya.

Kalaksa BPBD Kabupaten Tulungagung Robinson Parsaoran Nadeak juga menyampaikan apresiasi yang sama atas fasilitasi yang diberikan BPBD Jatim. Baginya, simulasi evakuasi mandiri bencana tsunami ini menjadi proses edukasi bagi masyarakat pesisir dalam menghadapi bencana.

“Kami berharap, kesiapsiagaan masyarakat di wilayah pesisir ini bisa semakin meningkat, sehingga masyarakat juga semakin sigap saat terjadi gempa dan tsunami,” harapnya.

Sementara, Kusnadi, salah satu peserta dari warga Desa Keboireng Kec. Besuki Tulungagung mengaku sangat senang dengan kegiatan simulasi ini.

“Istimewa.. sangat mengedukasi. Semoga kegiatan semacam ini bisa dilaksanakan lagi di masa-masa mendatang.” harap Kusnadi. (Red)

Share :

Baca Juga

RAGAM KABAR

Polisi Gerebek Hotel Diduga Dipakai Pesta Gay, 34 Pria Diringkus

RAGAM KABAR

Wajib Pajak yang Taat Diganjar Hadiah Umrah dan Motor

RAGAM KABAR

Jagongan Rumah Literasi Digital: “Autisme Bukan Penyakit, Justru Punya Potensiā€

RAGAM KABAR

Aduan ke Pemkab Gresik Sekarang Mudah, Bisa Lewat WhatsApp

RAGAM KABAR

Busana Unik dan Daur Ulang, Ramaikan Karnaval HUT Kemerdekaan RI ke-80

RAGAM KABAR

Ribuan Massa Hadiri Acara Malam Puncak, Pataka Bulan PRB 2026 Diserahkan ke Provinsi Banten

RAGAM KABAR

Demi Dukung Anak Autis, Pemkot Malang Siap Kolaborasi dengan Malang Autism Center

RAGAM KABAR

Hari Armada RI 2025: TNI AL Kerahkan Bantuan Penanganan Bencana Sumatera dan Aceh