Home / KABARKINI

Senin, 19 Januari 2026 - 17:49 WIB

2.300 Lebih Penumpang Kereta Api Melakukan Pengembalian Tiket Akibat Banjir Pekalongan

Penumpang kereta di Stasiun Pasar Turi kembalikan tiket dampak banjir (Foto: kabarfokus.id)

Surabaya, kabarfokus.id

Dampak banjir yang merendam jalur kereta api di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah, berimbas signifikan terhadap operasional PT KAI Daop 8 Surabaya. Hingga Senin (19/01/2026), tercatat lebih dari 2.300 calon penumpang terpaksa membatalkan perjalanan mereka dan melakukan pengembalian tiket (refund).

Banjir yang belum surut di jalur utara menyebabkan sejumlah rangkaian kereta api jarak jauh tidak dapat melintas. Hal ini memicu penumpukan calon penumpang di beberapa stasiun besar, salah satunya di Stasiun Pasar Turi, Surabaya.

Pantauan di lokasi menunjukkan antrean panjang di loket pembatalan sejak Senin pagi. Mayoritas penumpang adalah mereka yang hendak menuju Semarang, Pekalongan, hingga Jakarta. Karena ketidakpastian kapan jalur kembali normal, banyak warga yang akhirnya memilih beralih ke moda transportasi bus atau travel.

Resti, salah satu calon penumpang yang hendak menuju Semarang, mengaku kecewa namun memahami situasi alam tersebut.

Baca Juga  Legislatif Soroti 17 Kabupaten/Kota di Jatim, yang Masih Berkutat di Garis Kemiskinan

“Saya mau ke Semarang jenguk cucu, tapi tadi dikabari keretanya tidak bisa jalan karena banjir di Pekalongan. Ya sudah, ini mau ambil uang tiketnya terus mungkin cari bus saja kalau memang mendesak, atau pulang dulu nunggu air surut,” ujar Resti di Stasiun Pasar Turi.

Hal senada disampaikan oleh Ermina, seorang mahasiswi yang berencana kembali ke Jakarta.

“Harusnya berangkat pagi ini, tapi karena ada pembatalan dari pusat, saya pilih refund. Rencananya mau pindah ke transportasi lain karena besok sudah harus ada kegiatan di kampus. Tadi proses pengembaliannya cukup cepat, tapi ya antre karena banyak yang barengan,” ungkap Ermina.

Berdasarkan data resmi dari Daop 8 Surabaya, hingga Minggu (18/01) tercatat sebanyak 2.345 penumpang telah memproses pembatalan tiket. PT KAI menjamin pengembalian uang tiket sebesar 100 persen tanpa potongan bagi penumpang yang perjalanannya terdampak.

Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya memberikan kemudahan bagi pelanggan di tengah situasi darurat ini. Selain di loket stasiun, pembatalan juga bisa dilakukan secara daring.

Baca Juga  Wagub Jatim Emil Dardak Pimpin Apel Kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Saat ini ada enam stasiun di wilayah Daop 8 yang melayani pembatalan tiket secara langsung. Namun, untuk menghindari antrean panjang di stasiun, kami sangat menyarankan calon penumpang menggunakan aplikasi Access by KAI atau melalui Call Center 121. Uang kembali penuh 100 persen,” jelas Mahendro.

Jumlah penumpang yang melakukan pembatalan diperkirakan akan terus bertambah sepanjang hari ini. Pasalnya, per Senin (19/01), setidaknya terdapat lima jadwal perjalanan kereta api dari Daop 8 Surabaya yang secara resmi dibatalkan akibat kendala teknis dan keamanan di jalur terdampak banjir.

Petugas di lapangan terus melakukan koordinasi dengan tim teknis di Pekalongan untuk memantau ketinggian air. Hingga berita ini diturunkan, PT KAI masih memberlakukan skema perubahan rute atau pembatalan bagi kereta yang melintasi jalur utara. (YN)

Share :

Baca Juga

KABARKINI

Dugaan Kontainer Cengkeh Terpapar Radio Aktif, Aktivitas Pelabuhan Tanjung Perak Tetap Normal

KABARKINI

Korban Ponpes: Sudah 9 Orang Meninggal Dalam Musibah di Ponpes Al Khoziny

KABARKINI

Prestasi Gemilang SMKN 2 Bangkalan dalam Ajang PORPROV IX Jawa Timur 2025 di Malang

KABARKINI

Menjadi Kejari Tipe B Terbaik se-Jatim, Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Sabet 6 Penghargaan

KABARKINI

Kantor DPD RI perwakilan Jatim Diresmikan, Warga Silahkan Datang Beraspirasi

KABARKINI

Banyaknya Viral Aksi Curanmor di Surabaya, 43 Pelaku Dibekuk

KABARKINI

Napak Tilas Ulama NU, Wujud Syukur Islah Para Petinggi PBNU Yang Menyejukkan Umat

KABARKINI

Musibah Ponpes Al Khoziny: Evakuasi Korban Terkendala Rapuhnya Bangunan