Tag: Gresik

  • Kolaborasi Unair dan Pemkab Gresik, Dorong Investasi Mendunia

    Gresik, kabarfokus.id

    Pemerintah Kabupaten Gresik bekerja sama dengan Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar The 9th ICPS Kolaboraya konferensi internasional di halaman Kantor Bupati Gresik, Rabu malam (17/09).

    Konferensi ini menjadi ajang penting untuk memperkenalkan potensi Gresik kepada dunia, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam kerja sama geopolitik dan investasi global.

    Acara bergengsi ini dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif, serta Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga, Achmad Chusnu Romdhoni.

    Turut hadir pula 22 delegasi dari berbagai negara di Asia, Timur Tengah, dan Afrika, di antaranya Qatar, Arab Saudi, Oman, Palestina, Yordania, Kirgizstan, Tanzania, Kazakhstan, dan negara lainnya.

    Mengusung tema “Geopolitik: Indonesia Aman, Investasi Gresik Mendunia”, konferensi ini membahas peluang dan tantangan investasi di era globalisasi. Tema ini sekaligus mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik untuk menjadikan Gresik sebagai daerah yang ramah-investasi dan berdaya saing internasional.

    Dalam sambutannya, Bupati Fandi Akhmad Yani menyampaikan bahwa kehadiran forum internasional ini merupakan momentum strategis untuk memperkenalkan potensi daerah.

    “Kami ingin mengenalkan Gresik sebagai daerah yang aman, terbuka, dan potensial bagi investasi. Konferensi ini adalah pintu untuk memperluas kerja sama dengan berbagai pihak dari mancanegara,” ujarnya.

    Sementara itu, Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga Achmad Chusnu Romdhoni menekankan pentingnya resiliensi dalam menghadapi dinamika global.

    “Isu resiliensi menjadi salah satu fokus penting dalam membangun kesiapan daerah dan bangsa menghadapi tantangan geopolitik. Saya harap ini menjadi pintu masuk untuk menjalin kerja sama yang lebih erat antara Universitas Airlangga dan Pemerintah Kabupaten Gresik,” ungkapnya.

    Acara ini turut menampilkan penampilan massal ratusan penari dari Ikatan Guru Taman-Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) yang membawakan tarian tradisional “Siwalan”, sebuah tarian khas Gresik yang sarat nilai budaya.

    Penampilan ini menjadi simbol sambutan hangat masyarakat Gresik kepada para delegasi internasional.(AZ)

  • Bupati Yani Berangkatkan 85 Kafilah Gresik di MTQ XXXI Jawa Timur

    Gresik, kabarfokus.id

    Pemerintah Kabupaten Gresik resmi memberangkatkan 85 orang kafilah untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Jawa Timur.

    Kegiatan tahunan ini akan digelar di Kabupaten Jember pada 11–20 September 2025.Rombongan ini terdiri dari 56 peserta, 9 pendamping, 12 pembina, dan 8 ofisial, yang siap berkompetisi di tujuh cabang lomba.

    Dengan rincian: Tilawah Al-Qur’an (16 peserta), Hifzhil Qur’an (10 peserta), Tafsir Al-Qur’an (6 peserta), Fahmil Qur’an (6 peserta), Syarhil Qur’an (6 peserta), Khot Al-Qur’an (10 peserta), serta Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (2 peserta).

    Acara pemberangkatan berlangsung di Kantor Bupati Gresik pada Kamis (11/9), dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Plt. Kepala Kemenag Gresik, H. Muhammad Ali Faiq, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Suprapto, Kepala Dinas PMD Abu Hassan, Ketua Koordinator Pembina Kafilah MTQ KH. Syaiful Munir, pendamping, pembina, ofisial, serta rombongan kafilah.

    Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa keikutsertaan kafilah Gresik dalam MTQ ini bukan sekadar rutinitas lomba, tetapi juga upaya menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat.

    “Alhamdulillah, seluruh cabang lomba dapat kami ikuti. Kita tidak ada kesulitan untuk memberangkatkan kafilah, karena Gresik memang gudangnya santri. Mudah-mudahan, ini tidak hanya menjadi ajang lomba, tetapi juga menjadi budaya yang diimplementasikan ke seluruh masyarakat Kabupaten Gresik,” ujar Bupati Yani.

    Salah satu peserta kafilah anak-anak, Wildan Faruqil Ahkam, menyampaikan rasa syukur dan semangatnya.

    “Sebelum lomba, saya menjalani pembinaan, latihan setiap hari, juga tirakat dan ikhtiar lahir batin. Target saya tentu ingin meraih juara, tapi lebih dari itu saya berharap mendapatkan berkah dari Al-Qur’an,” ucap Wildan dengan penuh keyakinan. (AZ)

  • Bupati Gresik Apresiasi Aksi Cepat Pemprov Jatim dan KRI TNI AL Angkut Bantuan Logistik Ke Pulau Bawean

    Gresik, kabarfokus.id

    Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Hal ini karena aksi cepatnya mengirimkan bantuan logistik bagi masyarakat Pulau Bawean yang terdampak lonjakan harga bahan pokok akibat terhambatnya distribusi logistik karena gelombang tinggi.

    “Dalam beberapa hari terakhir, harga kebutuhan pokok di Bawean melonjak tajam. Telur tembus Rp60.000 per kilogram, ayam mencapai Rp90.000–Rp100.000 per kilogram. Warga benar-benar kesulitan. Kehadiran Ibu Gubernur bersama jajaran Pemprov Jatim dan TNI AL adalah bentuk nyata kehadiran negara yang sangat dirasakan manfaatnya,” ujar Bupati Yani.

    Pada Jumat (5/9), Gubernur Khofifah dan Bupati Yani secara langsung melepas keberangkatan KRI Surabaya 591 dari Dermaga Semampir Baru Koarmada II Surabaya. Kapal perang tersebut membawa beragam bantuan logistik, mulai dari 10 ton beras Bulog, 1 ton minyak goreng, 1 ton telur ayam, 1 ton gula, 750 kg daging ayam beku, bawang merah, bawang putih, cabai, hingga 50 tabung gas elpiji ukuran 12 kg.

    Selain itu, juga terdapat 5.000 paket sembako, biskuit, susu, madu, 487 kardus air mineral, serta mobil cold storage untuk menjaga kualitas bahan pangan segar.Tak hanya kebutuhan pokok, bantuan juga mencakup donasi 4.135 paket sembako dari Mayapada Group dan alat bantu mobilitas bagi lansia serta penyandang disabilitas.

    “Bantuan ini bukan hanya soal logistik, tapi juga wujud solidaritas yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari nelayan, keluarga miskin ekstrem, penerima PKH Plus, Tagana, hingga TKSK,” jelas Bupati Yani.

    Selain logistik, KRI Surabaya 591 juga mengevakuasi puluhan warga yang sempat tertahan di Gresik akibat tidak beroperasinya kapal penumpang dan barang sejak 29 Agustus 2025.

    “Kami arahkan 50 warga Bawean yang tertahan di Gresik untuk ikut berangkat bersama KRI 591. Semua ini berkat koordinasi yang solid lintas lembaga,” tambahnya.

    Bupati Yani menegaskan, kesigapan ini hanya mungkin terwujud berkat dukungan banyak pihak, mulai dari Pangkoarmada II, Dankodaeral V, Bulog, hingga BPBD.

    “Arahan Ibu Gubernur sangat jelas, bantuan harus tiba lebih cepat dari target. Alhamdulillah, Sabtu pagi bantuan sudah bisa diterima warga. Ini bentuk kasih sayang dan kepedulian yang luar biasa,” ungkapnya.Ia menutup dengan ajakan agar momentum ini menjadi pengingat pentingnya menjaga jalur distribusi ke kepulauan tetap lancar.

    “Bawean adalah bagian dari Gresik yang tidak boleh terpinggirkan. Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah pusat dan provinsi agar kebutuhan masyarakat kepulauan selalu terjamin, apa pun tantangannya,” tandas Bupati Yani.

  • Doa Bersama Digelar Bupati Gresik, Satukan Rasa untuk Kedamaian

    Gresik, kabarfokus.id

    Doa bersama di Masjid Jami’ Gresik digelar oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Bersama ulama, pimpinan parpol dan tokoh masyarakat lainnya. Bertujuan mendoakan Gresik agar selalu damai, rukun, dan kondusif.

    Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, bersama jamaah bersama-sama memanjatkan doa, yasin dan tahlil.

    “Alhamdulillah di Gresik, Forkopimda kompak. Atas nama pemerintah, saya berterima kasih kepada semua yang mau menahan diri, melihat kepentingan yang lebih besar, yakni Gresik yang aman dan damai. Kita berdoa bersama untuk para korban. Semoga Allah mengampuni dan melindungi negeri ini. Gresik aman, Indonesia aman,” tambahnya.

    Pesan itu bergema dan dipertegas oleh para tokoh agama yang hadir. KH Mulyadi, Ketua MWCNU Gresik, menyebut acara ini sebagai momen menyamakan rasa.

    “Alhamdulillah sore ini kita buktikan bahwa Gresik damai. NU merasa ikut bertanggung jawab, karena masyarakat Gresik adalah bagian dari kita semua,” ucapnya.

    Dari Muhammad Thoha Mahsun, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Gresik, muncul ajakan untuk menjaga ketenteraman dan kesejahteraan bersama. Sementara itu KH Abdul Mu’is, pengurus LDII Kabupaten Gresik menambahkan rasa syukur atas suasana aman.

    “Kerukunan dan kekompakan adalah simbol bahwa kita bisa menghadapi apa pun,” kata perwakilannya.

    Sementara KH Zakaria Al Ansori, salah satu tokoh masyarakat, mengingatkan bahwa perbedaan suku dan pandangan jangan menjadi alasan perpecahan.

    “Semoga doa yang kita panjatkan hari ini membawa kebaikan, menjadikan Indonesia sebagai negeri yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafūr,” tuturnya. (Az)

  • Tidak Lagi Menjadi Pegawai yang Terabaikan, 562 PPPK Terima SK

    Gresik, kabarfokus.id

    Surat Keputusan (SK) pengangkatan 562 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tahun 2024, diserahkan oleh Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Kantor Bupati Gresik, Jumat (29/8).

    Formasi ini sejatinya membuka 575 kursi, namun terisi 562 dengan rincian: 418 tenaga teknis, 66 tenaga guru, dan 78 tenaga kesehatan. Mereka datang dari berbagai latar belakang.

    Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, menegaskan bahwa penyerahan SK bukanlah ujung jalan, melainkan awal perjalanan baru.

    Dengan diterimanya SK PPPK ini, justru perjuangan dimulai. Integritas, dedikasi, dan profesionalisme adalah modal utama untuk menjawab harapan masyarakat. Ia juga menyinggung realitas yang selama ini menghantui tenaga honorer. kesejahteraan yang belum memadai, kontrak yang terbatas, hingga peluang karier yang tak selalu pasti.

    “Kami memahami betul keresahan itu. Kami, Pemerintah Kabupaten Gresik akan terus memperjuangkan hak-hak Anda. Karena kesejahteraan adalah kunci agar pengabdian bisa berbuah optimal,” Ujar Wakil Bupati Alif

    Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman, menyebut penyerahan SK ini bukan sekadar administratif, melainkan bentuk kepastian hukum bagi mereka yang lolos seleksi.

    “Dengan pengangkatan ini, hak dan kewajiban para PPPK kini terjamin oleh regulasi. Mereka resmi menjadi bagian dari birokrasi yang akan menggerakkan roda pelayanan publik di Gresik,” kata Sekda Achmad Washil

    Seremoni penyerahan SK di halaman Kantor Bupati bukan hanya acara formalitas. Ini adalah simbol perubahan status sosial ribuan keluarga. Dari “honorer yang sering dilupakan” menjadi “aparatur negara yang diakui”.

    “Alhamdulillah hari ini salah satu mimpi menjadi kenyataan. Terima kasih Pak Bupati, Pak Wabup, Pak Sekda dan seluruh jajaran di BKPSDM Kabupaten Gresik. Kami siap mengabdi dan memberikan yang terbaik,” Ujar Atik Nurhayati, tenaga honorer Setda yang menerima SK PPPK. (AZ)

  • Momen Keseruan Agustusan 2025

    Video Momen keseruan lomba agustusan dan kreativitas sambut HUT ke 80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Warga RT 02 RW 12 Grand Nirwana Residence Cerme Lor Gresik. Tonton di Youtube kabarfokusTV

  • Khofifah sapa Bansos Titik Ke-23, Salurkan Rp 5,8 Miliar Untuk Masyarakat Gresik

    Gresik, kabarfokus.id

    Program “Sapa Bansos Gubernur Khofifah” ke-23 dengan total Rp5.806.690.000, dibagikan kepada masyarakat Gresik di Pendopo Alun-Alun Kabupaten Gresik pada Senin (28/7/25).

    Dalam kesempatan ini, Gubernur Khofifah berpesan agar seluruh penerima bantuan bisa amanah terhadap apa yang diterima. Sehingga, setiap bansos yang disalurkan bisa tepat sasaran dan tepat pemanfaatan sehingga bisa memutus rantai kemiskinan masyarakat.

    Tak hanya itu, Khofifah juga mengingatkan kepada masyarakat supaya berhati-hati dan bijak dalam memanfaatkan bansos yang diterima. Ia menekankan pentingnya sikap bijaksana di tengah perkembangan terkonologi digital saat ini. Termasuk iming-iming judi online.

    “Mohon dijaga bantuan sosial ini, jangan sampai dipakai judi online. Jangan sampai kepikiran, apalagi dipraktekkan,” tegasnya.

    Adapun rincian bansos yang dibagikan itu di antaranya:

    -Bansos dari Dinas Sosial Jatim, Program Keluarga Harapan (PKH) Rp3.046.000.000 untuk 1.523 keluarga masing-masing menerima Rp2.000.000 per tahun

    -Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD) sebesar Rp471.600.000 untuk 131 jiwa masing-masing menerima Rp3.600.000 per tahun.

    -Bansos Kewirausahaan Inklusif dan Produktif (KIP) Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) Jawa Timur Sejahtera (JAWARA) sebesar Rp18.000.000 Untuk 6 jiwa

    -Bansos KIP KPM JAWARA total Rp210.000.000 untuk 70 jiwaBansos KIP PUTRI JAWARA sebesar Rp300.000.000 untuk 100 jiwa.

    -33 unit alat bantu mobilitas lansia dan penyandang disabilitas senilai Rp173.690.000

    -Bantuan Operasional dan Tali Asih Pilar sosial seperti SDM PKH Plus, Pendamping disabilitas, TKSK, TAGANA senilai Rp617.400.000 untuk 162 orang.

    Selain itu, turut disalurkan pula bantuan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Prov. Jatim dengan total bantuan Rp970.000.000:

    -Yakni bantuan ke BUMDESA senilai Rp400.000.000 untuk empat desa-Bantuan untuk DESA BERDAYA Rp400.000.000 yang diserahkan untuk empat Desa

    -Bantuan JATIM PUSPA senilai Rp170.000.000 yang diberikan untuk satu Desa.

    Bantuan-bantuan ini terbukti ampuh untuk menekan angka kemiskinan di Jatim. Berdasarkan, data Badan Pusat Statistik (BPS) per Maret 2025 yang dirilis pada Jumat (25/7) lalu, angka kemiskinan turun pada angka 9,50 persen.

    Angka tersebut turun sebanyak 0,29 persen poin dari 9,79 persen pada Maret 2024 atau setara 17.940 masyarakat miskin. Sehingga, jumlah penduduk miskin kini tercatat sebanyak 3.836.520 jiwa.

    Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengucapkan terima kasih atas berbagai bansos yang disalurkan oleh Pemprov Jatim kepada masyarakat Kab. Gresik. Ia berharap agar Bansos yang disalurkan menjadi kebermanfaatan yang barokah bagi masyarakat.

    “Adanya Bansos PKH dan lainnya semoga menjadi satu sistem yang bisa membantu keluarga-keluarga miskin yang membutuhkan. Matur nuwun Ibu Gubernur, semoga upaya ini akan menjadi ladang pahala bersama kita semua,” Ujar Bupati Yani. (Red)

  • Potret Kades di Gresik Semangat Belajar Paket C di Usia Tua

    Gresik, kabarfokus.id

    Menimba ilmu ternyata tidak mengenal usia dan waktu. Karena ilmu adalah jendela dunia. Dan seperti kata pepatah, “Tuntutlah Ilmu walau hingga ke negeri China”.

    Seperti yang dilakukan oleh Hariyono, 57 tahun. Seorang Kepala Desa Pekalongan Kecamatan Tambak Bawean Gresik. Ia tak malu atau minder untuk menjalani program kejar paket C (setara SMA) demi memburu ilmu.

    Proses pembelajaran kejar paket C setara SMA program JAKETKU (Kejar Paket Tuntaskan Putus Sekolah) sudah diselesaikan oleh Haryono. Di PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) Pekalongan Kecamatan Tambak Bawean.

    Usai menerima ijazah Hariyono mengaku bangga, menurutnya Ijazah ini diakui oleh pemerintah dan memiliki fungsi serta kegunaan yang sama dengan ijazah SMA formal.

    Haryono meski sudah menjabat Kepala Desa Pekalongan Kecamatan Tambak, Bawean dan memiliki tiga anak yang sudah sukses berkarier, dia mengaku tidak malu untuk terus belajar.

    “Sebagai kepala desa, menyelesaikan kejar paket C memiliki makna yang dalam. Di antaranya, menjadi contoh bagi masyarakat, meningkatkan kredibilitas, serta motivasi untuk melanjutkan pendidikan,”ungkap Hariyono penuh haru.

    “Jika ada rejeki lebih, dan diberikan kesempatan oleh Allah SWT, saya memiliki tekad untuk bisa melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. Semoga program ini menjadi contoh untuk daerah lain” Ujar Haryono bersemangat.

    Tak lupa Haryono mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Gresik yang telah menginisiasi program tersebut. Dirinya, berharap program ini dapat menjadi percontohan bagi daerah lain.

    Sementara itu Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani mengapresiasi semangat Hariyono dalam menimba ilmu, meski menjabat kepala desa.

    “Semangat Pak Hariyono patut dicontoh dan merupakan inspirasi bagi yang lain. Usia tak membatasi orang untuk terus belajar, semoga ilmu yang didapat dapat bermanfaat, “tutur Gus Yani.

    Program Jaketku merupakan inovasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik yang diluncurkan tahun 2022. Program ini membuka jalur pendidikan alternatif bagi warga yang putus sekolah, baik anak-anak maupun orang dewasa.

    “Kami ingin agar putus sekolah tidak berdampak buruk bagi masa depan anak-anak Gresik, sekarang program ini terus berkembang. Bahkan kini ada Jaketku Plus yang memuat pelatihan wirausaha untuk 15 pengrajin, dan kita juga akan bekerja sama dengan Universitas Gresik dan Disnaker untuk program beasiswa S.” terang Bupati.

    Acara Bertajuk Apresiasi JAKETKU dan Soft Launching “JAKETKU BERCERITA” Ini digelar di Atrium Gressmall Gresik, Rabu 23 Juli 2025. Dalam acara ini Bupati Gresik menyerahkan secara simbolis ijazah kepada perwakilan wisuda dari kejar paket A, paket B dan paket C. (Red)

  • Kejar Kualitas, Sekolah Rakyat Gresik Studi Tiru ke CT Arsa Foundation

    Sukoharjo, kabarfokus.id

    Sekolah rakyat di Gresik akan menerapkan konsep pendidikan seperti di SMA unggulan CT Arsa Foundation di Sukoharjo Jawa Tengah. Sekolah ini menerapkan pendidikan inklusif untuk anak-anak kurang mampu dan semua biaya pendidikan ditanggung sepenuhnya.

    “Sengaja kami ajak kepala sekolah, calon guru, dan wali asrama untuk melihat langsung bagaimana CT Arsa Foundation yang telah berjalan sejak tahun 2018” Kata Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani.

    Bupati menambahkan bahwa siswa lulusan CT Arsa Foundation dari keluarga kurang mampu banyak diterima di universitas terbaik nasional maupun luar negeri, dengan beasiswa penuh. Hal ini menjadi motivasi besar bagi sekolah rakyat gresik.

    Dalam kunjungan kali ini, rombongan meninjau langsung proses belajar-mengajar, fasilitas laboratorium, asrama, hingga sarana makan bersama. Pendekatan yang holistik ini diharapkan dapat diterapkan di Gresik.

    Sementara itu Kepala Sekolah SMA Unggulan CT Arsa Foundation, Usdiyanto mengapresiasi langkah Pemkab Gresik untuk menciptakan pendidikan berkualitas di Sekolah Rakyat.

    “Luar biasa perhatian Bupati, Wakil Bupati seluruh jajaran kekuatan luar biasa, tidak banyak sekolah mendapatkan perhatian begitu serius dan secepatnya, saya optimis dukungan Bupati, Wabup seluruh jajaran sekolah rakyat di Gresik akan sukses,” tutupnya.

    Sebagai informasi Sekolah Rakyat di Gresik akan mulai masuk tanggal 30 Juli 2025. Sebanyak 75 murid akan belajar sekolah berasrama. Sekolah ini memanfaatkan bangunan sekolah Eks UPT SMP Negeri 30 Gresik di Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. Dengan Fasilitas asrama, kamar, hingga lingkungan sekolah yang sudah siap. (Red)

  • Pendidikan dan Fasilitas Gratis, Bagi Siswa Sekolah Rakyat Gresik

    Gresik, kabarfokus.id

    Pemerintah Kabupaten Gresik berkomitmen mewujudkan program Sekolah Rakyat jenjang SMA berkualitas. Rapat koordinasi digelar pada Jumat, 18 Juli 2025 di Ruang Graita Eka Praja, Kantor Bupati Gresik.

    Dengan dihadiri oleh Bupati Gresik, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, kepala dinas dari berbagai OPD terkait, serta perwakilan Forkopimda.

    Sebanyak 75 siswa dijadwalkan mulai memasuki asrama pada 30 Juli 2025 dan akan menempati gedung eks UPT SMPN 30 Gresik, Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu. Para siswa berasal dari keluarga prasejahtera dan akan dibina di lingkungan pendidikan berasrama. Dengan 17 guru dan 10 tenaga kependidikan.

    Nantinya setiap kelas terdiri dari 25 siswa. Dengan 3 ruang kelas, 2 ruang asrama putra, 3 ruang asrama putri, asrama guru, 1 ruang guru dan tenaga pendidik. Serta laboratorium penunjang pembelajaran lainnya.

    Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat harus menjadi model percontohan nasional.

    “Sekolah Rakyat Kabupaten Gresik harus lebih baik dari kabupaten lain.” Tegas Bupati Yani

    Sementara itu Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, juga menekankan bahwa program Sekolah Rakyat Harus konsisten.

    “Kita semua harus terus komitmen mendidik para siswa hingga sukses nantinya,” ujar Wabup Alif

    Pemkab Gresik akan memperhatikan empat aspek utama, yaitu kebutuhan makan, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi keluarga siswa. Jadi keluarga siswa juga akan mendapatkan bantuan modal usaha guna mendukung kemandirian ekonomi.

    Program ini juga didukung penuh oleh Kementerian Sosial, yang menyediakan seluruh kebutuhan siswa selama di asrama, termasuk laptop dan perlengkapan pribadi.

    Untuk memperkaya wawasan dan pengelolaan sekolah yang unggul, bupati dan wakil bupati juga mengajak seluruh guru Sekolah Rakyat untuk mengikuti studi banding ke SMA Unggulan CT Arsa Foundation pada 22 Juli 2025. (Red)