Tag: Bri

  • BRI Kusuma Bangsa Rawat Sinergi Antar Lembaga Lewat Laga Mini Soccer

    BRI Kusuma Bangsa Rawat Sinergi Antar Lembaga Lewat Laga Mini Soccer

    Laga persahabatan mini soccer BRI Kusuma Bangsa bersama KAI Daop 8 Surabaya (Foto: BRI)

    Surabaya, kabarfokus.id

    Di tengah padatnya aktivitas perbankan dan layanan transportasi publik, sinergi antar lembaga kini mulai merambah ke lapangan hijau. Fenomena sport-networking atau membangun jejaring melalui olahraga menjadi strategi jitu untuk mencairkan persahatan lintas sektor.

    Langkah itu pun dilakukan oleh BRI Regional Office (RO) Surabaya melalui Branch Office (BO) Kusuma Bangsa dengan menggelar laga persahabatan mini soccer bersama KAI Daop 8 Surabaya.

    Pertandingan yang berlangsung di Brilian Stadium pada Selasa (10/2/2026) ini bukan sekadar mengejar skor, melainkan menjadi jembatan diplomasi korporasi yang lebih santai namun efektif.

    Pimpinan Cabang BRI Surabaya Kusuma Bangsa, Yanri Eka Putra, menyebut bahwa kolaborasi di luar jam kantor sangat penting untuk menjaga hubungan baik dengan para pemangku kepentingan. Menurutnya, interaksi sosial di lapangan olahraga seringkali membuka ruang komunikasi yang lebih luwes dibanding di meja rapat.

    “Kami sengaja memilih mini soccer sebagai ajang membangun silaturahmi dengan tim KAI Daop 8 Surabaya. Semangat dan kebersamaan yang muncul di lapangan ini adalah modal penting bagi hubungan profesional kami ke depan,” ujar Yanri.

    Riset menunjukkan bahwa aktivitas fisik bersama dalam lingkungan korporasi mampu meningkatkan hormon oksitosin yang berdampak pada penguatan kepercayaan (trust) antarlembaga.

    Di era transformasi saat ini, kolaborasi lintas sektor seperti yang dilakukan BRI dan KAI menjadi kunci untuk menciptakan ekosistem kerja yang lebih solid.Yanri menambahkan, kegiatan ini bertujuan menumbuhkan interaksi sosial yang sehat antara insan BRI dan KAI.

    Dengan suasana yang penuh sportivitas, diharapkan hambatan komunikasi antarinstansi dapat diminimalisir.

    “Harapannya, melalui kegiatan ini akan tercipta nilai-nilai kebersamaan yang lebih kokoh. Hubungan antarlembaga pun tidak lagi sekadar urusan administratif, tapi sudah menjadi kemitraan yang berbasis hubungan baik secara personal maupun profesional,” tambahnya.

    Laga ini diakhiri dengan sesi ramah tamah, menegaskan bahwa di balik persaingan di lapangan, terdapat misi besar untuk terus merawat sinergi demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Indonesia. (AZ)

  • BRI KCU Surabaya Dukung 1.000 HPK, Sediakan Sumur Bor Bagi Keluarga Berisiko Stunting Probolinggo

    Surabaya, kabarfokus.id

    PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Utama (KCU) Surabaya Kusuma Bangsa menunjukkan komitmennya dalam pembangunan sumber daya manusia berkualitas dengan mencanangkan bantuan akses air bersih di Kabupaten Probolinggo.

    Bantuan Program BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa pembangunan sumur bor ini menjadi bagian dari kepedulian BRI untuk mengatasi persoalan stunting di Jawa Timur melalui Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).

    Pencanangan bantuan ini dilakukan di Desa Jabung Sisir, Kecamatan Paiton, pada hari Kamis (2/10/2025).Hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo, H. Ugas Irwanto, Ketua DPRD Kab. Probolinggo, Oka Mahendra Jati Kusuma, dan Sekretaris BKKBN Jawa Timur, Ghana Reynaldi Pasca Surya.

    Dari pihak BRI, turut hadir Pimpinan Cabang BRI Kusuma Bangsa, Yanri Eka Putra, bersama Pinca BRI Probolinggo, Arya Agusta.Data menunjukkan bahwa prevalensi stunting masih menjadi tantangan serius.

    Sekretaris BKKBN Jawa Timur, Ghana Reynaldi, menyampaikan bahwa prevalensi stunting nasional tercatat 19,8 persen (SSGI 2024), sementara di Jawa Timur berada di angka 14,7 persen.

    “Namun, di Kabupaten Probolinggo prevalensi stunting masih cukup tinggi, yakni 26,3 persen,” ujar Ghana Reynaldi.

    Ia menambahkan, upaya pencegahan stunting harus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan semua pihak, salah satunya melalui program GENTING. Program ini adalah gerakan kepedulian untuk mendukung keluarga berisiko stunting, seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan anak di bawah dua tahun (baduta), terutama pada masa krusial 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

    Dukungan tersebut bisa berupa bantuan nutrisi maupun non-nutrisi, seperti penyediaan akses air bersih.Ghana Reynaldi menegaskan pentingnya bantuan ini, mengingat air yang tidak layak konsumsi dapat menyebabkan diare dan infeksi.

    “Kondisi ini menghambat penyerapan gizi, yang berisiko menimbulkan kekurangan gizi kronis. Dengan adanya penyediaan air bersih, kesehatan keluarga terutama ibu dan anak diharapkan dapat lebih terjamin,” jelasnya.

    Bantuan sumur bor ini merupakan proyek pertama dari total 5 proyek bantuan yang rencananya akan disalurkan BRI KCU Surabaya Kusuma Bangsa untuk Kabupaten Probolinggo. Inisiatif ini diharapkan dapat menunjang pertumbuhan dan perkembangan anak usia 0–24 bulan sekaligus menekan angka stunting di daerah.

    Pimpinan Cabang BRI Surabaya Kusuma Bangsa, Yanri Eka Putra, menegaskan komitmen perusahaannya untuk berpartisipasi aktif dalam upaya percepatan penurunan stunting.

    “Lewat CSR, BRI hadir menyediakan sumur bor dan sarana air bersih di Kabupaten Probolinggo. Ini tindak lanjut komunikasi dengan BKKBN sejak April 2025,” ungkap Yanri Eka Putra. Ia berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut.

    “Semoga langkah bersama ini bisa melahirkan generasi sehat, cerdas, dan bebas stunting,” pungkasnya.

    Program ini menjadi bukti nyata kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam mewujudkan generasi sehat dan kuat, yang diharapkan dapat menjadi kunci bagi masa depan bangsa yang lebih baik. (AL)